12 SERTIFIKAT TANAH ASET PEMPROV SULBAR YANG ADA DI MAMASA AKAN TERBIT DIAWAL JANUARI 2024

Menindaklanjuti arahan Pj. Gubernur Sulawesi Barat untuk menertibkan seluruh dokumen Aset Pemerintah Sulawesi Barat, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sulawesi Barat H. Syaharuddin telah melakukan koordinasi dengan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mamasa Muhammad Ridwan, S.ST terkait percepatan penyelesaian persertifikatan terhadap aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang ada di wilayah Mamasa  “kami sudah melakukan koordinasi terkait aset Pemerintah Provinsi Sulawesi barat khususnya di wilayah Mamasa sekaligus sudah mendaftarkan untuk segera diterbitkan sertifikatnya” ujar kadis Perkim saat ditemui diruang kerjanya pada Jumat 22 Desember 2023.

Kepala Dinas Perkim menjelaskan bahwa pendaftaran penerbitan sertifikat tanah aset Pemprov Sulbar untuk wilayah mamasa sudah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu namun untuk menerbitkan suatu sertifikat memang butuh proses dan untuk sampai saat ini seluruhnya sudah dilakukan pengukuran kembali oleh pihak Pertanahan Mamasa guna mencocokkan dengan dokumen yang lama atau sertifikat pemilik sebelumnya, pengukuran kembali tersebut adalah salah satu syarat utama penerbitan sertifikat, selain pengukuran penandatanganan dokumen pelepasan hak oleh semua pemilik lahan sebelumnya juga sudah dilakukan.

Untuk Wilayah Mamasa ada 12 Aset milik Pemprov Sulbar yang telah didaftarkan untuk penerbitan sertifikatnya yaitu Mes Sulbar yang ada di Aralle, Pasar Aralle, Puskesmas Aralle, Perumahan Dokter Aralle, Kantor UPCDK Dishut, SMA Negeri 1 Rante Bulahan Timur, SMKN 1 Buntu Malangka, SMKN 1 Tandukalua, SMKN Pariwisata, UPTD Samsat, SLB Negeri Baitang  dan Balai Benih Ikan Air Tawar yang kesemuanya akan terbit diawal Januari 2024.

Saat ditemui Kadis Perkim juga menambahkan bahwa dalam urusan wajib Pertanahan khususnya Persertifikatan Aset, selain Mamasa Perkim juga akan segera mendaftarkan pembuatan Sertifikat aset Pemprov yang ada di Kabupaten Polewali Mandar yaitu SMK Negeri 1 Tapango, SMK Negeri Tinambung, Buttu Cipping yang saat ini sudah sampai pada tahap pemasangan Patok sedangkan untuk yang ada di Silopo sudah didaftarkan diawal bulan Desember 2023 ini. “Dan yang tak kalah penting adalah Persertifikatan Kompleks Kantor Gubernur, kami telah melakukan Permohonan untuk dilakukan Pengukuran Kembali karena adanya tumpang tindih antara lahan perkantoran dan lahan masyarakat, sehingga kami mengambil langkah untuk dilakukan pengukuran ulang sesuai arahan bapak Gubernur dan bapak Sekrtaris Daerah” ujar beliau mengakhiri perbincangan kami.

SERAH TERIMA BANTUAN RUMAH KORBAN BENCANA DI DESA KABIRAAN KECAMATAN ULUMANDA KABUPATEN MAJENE

Selasa, 19 Desember 2023 telah dilaksanakan Serah Terima Rumah bagi Korban Bencana di Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene. Hadir pada acara tersebut Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Wakil Bupati Majene, beberapa Kepala OPD Provinsi Sulawesi Barat, Aparat Pemerintah Kabupaten Majene dan Tokoh Masyarakat. Rumah sebanyak 24 unit telah selesai dibangun oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sulawesi Barat dengan menggunakan pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023, hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman H. Syaharuddin, SE; M.Si dalam laporannya pada acara serah terima tersebut.

Rumah sebanyak 24 Unit tersebut diserahkan langsung oleh PJ. Gubernur Sulawesi Barat Prof. Zudan Arif Fakrulloh kepada Pemerintah Kabupaten Majene. Dalam sambutannya Prof. Zudan mengatakan “kegiatan hari ini adalah bagian dari amanah bapak Presiden, bahwa kita harus terus memberikan pelayanan meskipun sudah dipenghujung tahun, buat masyarakat senang dan bahagia sampai ditingkat desa” ujar beliau. Penyerahan 24 Unit rumah yang dilengakapi dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi dan ruang keluarga diterima langsung oleh Wakil Bupati Majene Aris Munandar, dan tak lupa beliau sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat atas adanya bantuan rumah bagi warga masyarakat yang terdampak bencana dan mengatakan bahwa ini adalah bentuk perhatian dari pemerintah Provinsi yang sangat luarbiasa.

Sebelumnya Kepala Dinas Perkim yang didampingi oleh Kepala Bidang Perumahan H. Reski Ridwan telah menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk Pembangunan Rumah bagi Korban Bencana Gempa Bumi yang terjadi pada 15 Januari 2021 silam, dimana pembangunan fisik rumah sudah dimulai dari tahun 2022 dan dilanjutkan dengan pembangunan Prasarana, Sarana Utilitas (PSU) berupa Rabat Beton, Talud, Penyediaan Air Bersih dan Instalasi Listrik.

Selain Penyerahan Kunci Rumah secara simbolis pada kegiatan tersebut, PJ. Gubernur Sulawesi Barat atas nama pribadi juga memberikan bantuan Beras dan alat olahraga berupa Bola Kaki, Bola Voli dan Net bagi masyarakat Ulumanda.

Prof Zudan berharap dengan adanya bantuan rumah ini, masyarakat bisa menerimanya dengan senang, merawatnya dengan baik dan semoga bantuan untuk masyarakat tidak sampai disini saja tetapi akan berlanjut terus menerus demi kesejahteraan masyarakat untuk Sulawesi Barat yang lebih baik.

PERKIM SULBAR KEMBALI MELAKUKAN PENANGANAN 4 + 1 DI DESA LOMBONG TIMUR KEC. MALUNDA KAB. MAJENE

Minggu 17 Desember 2023, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sulawesi Barat (Perkim) kembali melakukan aksi nyata dalam penanganan 4 + 1 di Desa Lombong Timur Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perkim  H. Syaharuddin, SE.,M.Si saat ditemui di Balai desa Lombong Timur  “ya hari ini kami kembali melaksanakan salah satu program pemerintah yaitu penanganan 4 + 1 terkhusus pada penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrim.

Kadis Perkim juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut kembali berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan Unit Perkim, “hari ini kami datang di Desa Lombong Timur bersama rombongan DWP unit Perkim dengan membawa sedikit bantuan sebanyak 82 paket  yaitu 32 paket untuk anak Stunting dan 50 paket untuk saudara – saudara kita yang terdata dalam Kemiskinan Ekstrim, paket ini berupa Beras, Telur, Susu, Biscuit, Mie Instan dan Gula Pasir yang kesemuanya kami kumpulkan dari sumbangan keikhlasan hati dari ASN dan Non ASN Perkim serta para donatur” tambahnya. Tak lupa beliau juga menyampaikan bahwa dinas Perkim sebelum melakukan kegiatan ini terlebih dahulu sudah berkoordinasi terkait data anak Stunting dan Kemiskinan Ekstrim pada Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial sebagai Dinas yang bertanggungjawab terhadap kedua hal tersebut untuk mengetahui berapa banyak warga yang terdampak yang wajib diintervensi.

Sebelum melakukan kunjungannya, Kadis Perkim meyampaikan kepada kepala desa Lombong Timur Tasdir. S.IP untuk  terlebih dahulu mengumpulkan para warga di Balai Desa guna mendengarkan sedikit Sosialisasi Pencegahan Anak Stunting yang disampaikan oleh ibu Ketua DWP Unit Perkim Ny. Hj. Nurhidayah Syaharuddin. “Alhamdulillah hari ini kami DWP Perkim sangat senang bisa diajak berkolaborasi dalam penanganan 4 + 1 dan juga warga desa Lombong Timur yang sangat antusias menerima kami” ujar ibu ketua DWP Perkim dalam sambutannya.

Setelah dari Balai Desa, rombongan bertolak ke rumah – rumah warga dengan didampingi Bidan Desa untuk bersilaturahim dan memberikan sedikit bantuan serta tak lupa Kadis  Perkim menempelkan Stiker 4 + 1 pada rumah warga sebagai bukti kunjungan Dinas Perkim.

Kadis Perkim mengatakan bahwa aksi nyata ini sebagai salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawasi Barat dalam menangani Kemiskinan, Stunting, Anak Tidak Sekolah, Pernikahan Anak dan Pengendalian Inflasi atau 4 + 1, dan berharap warga masyarakat dapat segera keluar dari permasalahan tersebut untuk Sulawesi Barat yang lebih baik.